Setiap manusia pasti mempunyai tujuan untuk apa dia hidup di dunia ini, dan manusia juga pasti mempunyai pandangan hidup mereka masing-masing. Manusia dan pandangan hidupnya mempunyai ikatan yang tidak dapat dipisahkan, karena hakikatnya manusia yang tidak mempunyai pandangan hidup adalah manusia yang tidak memiliki akal, sedangkan manusia yang mempunyai akal, pastinya mereka memiliki pandangan hidup mereka masing-masing untuk hidup di dunia ini.
Contoh kasus tentang manusia dan pandangan hidup kali ini merupakan tentang perceraian. Perceraian biasanya terjadi karena adanya ketidakcocokkan, perselingkuhan, perbedaan pendapat antara sepasang laki-laki dan perempuan yang telah mengalami ikatan pernikahan. tapi ada juga perceraian yang terjadi dikarenakan perbedaan pandangan hidup antara si laki-laki dan si perempuan. perbedaan pandangan hidup sebenernya merupakan hal yang wajar, karena setiap individu pasti mempunyai cara pandang yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lainnya, jadi seharusnya perbedaan pandangan hidup tidak bisa kita jadikan alasan untuk kita melakukan perceraian.
Jadi, kuat sekali ikatan manusia dengan pandangan hidup, seperti yang sudah dijelaskan diatas, manusia pasti mempunyai pandangan hidup mereka masing-masing, dan oleh karena banyaknya perbedaan bagaimana cara pandang setiap individu tersebut, kita sebaiknya menghargai setiap individu tersebut dengan cara pandang hidupnya masing-masing.
Jumat, 26 April 2013
Jumat, 19 April 2013
Manusia dan Keadilan
Manusia da keadilan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, dimana setiap kehidupan manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah mengalami perlakuan yang tidak adil. Jarang sekali kita mengalami perlakuan yang adil dari setiap aktifitas yang kita lakukan. Dimana setiap diri manusia pasti terdapat suatu dorongan atau keinginan untuk berbuat jujur namun terkadang untuk melakukan kejujuran itu sangatlah sulit dan banyak kendalanya yang harus di hadapi. sepertikeadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga sikap moral.
Kali ini sayang mengambil contoh seorang pengangguran yang mencopet ditempat umum, kemudia ia tertangkap dan diberi hadiaholeh tangan-tangan warga hingga babak belur lalu dibawa ke kantor polisi, dikantor polisi ia mendapatkan pidana misalnya kurang lebih 3 tahun. Dan satu lagi contoh adalah seorang koruptor yang memakan uang rakyat, akan tetapi korupto itu ditangkap dan dimasukkan ke penjara tanpa ada luka goresan sedikitpun di wajahnya. Hal ini mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di Indonesia tidak adil pada rakyat kecil.
Jadi sebaiknya kita harusadil kepada setiap orang, karena keadilan sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Seperti kasus diatas terlihat bahwa adanya pilih kasih dalam penyelesaian kasusu tersebut, dimana hukuman yang diberikan kepada pencopet dan si koruptor tidak adil dan lebih mihak kepada si koruptor, padahal sang koruptor telah memakn banyak uang rakyat ketimbang sang pencopet yang hanya mencuri barang dari satu orang. Dalam hal ini saya berharap pemerintah bisa lebih tegas lagi membenahi hak-hak dan kewajiban setiap warga negaranya agar tercipta keadilan yang sempurna
Kali ini sayang mengambil contoh seorang pengangguran yang mencopet ditempat umum, kemudia ia tertangkap dan diberi hadiaholeh tangan-tangan warga hingga babak belur lalu dibawa ke kantor polisi, dikantor polisi ia mendapatkan pidana misalnya kurang lebih 3 tahun. Dan satu lagi contoh adalah seorang koruptor yang memakan uang rakyat, akan tetapi korupto itu ditangkap dan dimasukkan ke penjara tanpa ada luka goresan sedikitpun di wajahnya. Hal ini mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di Indonesia tidak adil pada rakyat kecil.
Jadi sebaiknya kita harusadil kepada setiap orang, karena keadilan sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Seperti kasus diatas terlihat bahwa adanya pilih kasih dalam penyelesaian kasusu tersebut, dimana hukuman yang diberikan kepada pencopet dan si koruptor tidak adil dan lebih mihak kepada si koruptor, padahal sang koruptor telah memakn banyak uang rakyat ketimbang sang pencopet yang hanya mencuri barang dari satu orang. Dalam hal ini saya berharap pemerintah bisa lebih tegas lagi membenahi hak-hak dan kewajiban setiap warga negaranya agar tercipta keadilan yang sempurna
Kamis, 11 April 2013
Manusia dan Penderitaan
Manusia dan Penderitaan
Manusia dan penderitaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, karena dalam setiap hidup manusia pastilah mereka pernah mengalami yang namanya penderitaan. Penderitaan itu sendiri menurut saya adalah sesuatu yang sangat tidak diinginkan oleh manusia karena penderitaan itu kadang bisa menyebabkan emosi kita berubah-ubah, yang awalnya senang, karena dia sadar dia mengalami penderitaan yang berkepanjangan maka dengan sangat cepat dia bisa saja berubah kesal bahkan marah terhadap apa yang sedang dialaminya,
Dalam agama penderitaan itu merupakan suatu cobaan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita yang bertujuan untuk menguji kita, sampai dimanakah kita bersabar dan sampai manakah kita bersyukur. Banyak orang bilang di balik penderitaan itu pasti ada kebahagiaan yang tersimpan didalamnya. Kadang pada saat kita melihat orang yang sedang mengalami penderitaan, kita sebagai makhluk sosial pasti ingin sekali membantu orang tersebut dalam memecahkan penderitaan yang sedang dihadapi oleh orang tersebut. Akan tetapi pernahkah kita berfikir bagaimana bila kita yang berada didalam posisi tersebut? apakah kita akan bisa menghadapi penderitaan tersebut seperti apa yang pernah kita katakan kepada orang-orang tersebut? mungkin itu hanya kita yang bisa menjawabnya.
Pada contoh kasus tentang manusia dan penderitaan ini, saya mengambil cerita dari teman saya. awalnya dia adalah seorang anak remaja yang bisa dibilang kemampuan ekonomi orang tuanya jauh diatas rata-rata, dan seperti yang saya jelaskan diatas bahwa manusia tidak dapat dipisahkan dengan yang namanya penderitaan, nah teman saya ini disamping dia kaya tapi dia masih merasa hidupnya belum bahagia, dia merasa menderita karena hanya hidup seorang diri didalam rumah yang mewah, karena kedua orang tuanya sibuk memperhatikan pekerjaannya masing-masing, hal ini membuat teman saya itu merasa menderita karena orang tuanya tidak memperdulikannya.
Jadi erat sekali hubungan manusia dengan penderitaan. Maka dari itu karena kita makhluk tuhan yang diciptakan dengan adanya akal dan fikiran, kita harus bisa menerima apapun yang telah kita dapat, entah itu kebahagiaan, kesedihan bahkan penderitaan didalam hidup kita, karena dengan bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan, itu bisa membuat kita mengurangi rasa penderitaan yang bahkan sedang kita alami.
Manusia dan penderitaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, karena dalam setiap hidup manusia pastilah mereka pernah mengalami yang namanya penderitaan. Penderitaan itu sendiri menurut saya adalah sesuatu yang sangat tidak diinginkan oleh manusia karena penderitaan itu kadang bisa menyebabkan emosi kita berubah-ubah, yang awalnya senang, karena dia sadar dia mengalami penderitaan yang berkepanjangan maka dengan sangat cepat dia bisa saja berubah kesal bahkan marah terhadap apa yang sedang dialaminya,
Dalam agama penderitaan itu merupakan suatu cobaan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita yang bertujuan untuk menguji kita, sampai dimanakah kita bersabar dan sampai manakah kita bersyukur. Banyak orang bilang di balik penderitaan itu pasti ada kebahagiaan yang tersimpan didalamnya. Kadang pada saat kita melihat orang yang sedang mengalami penderitaan, kita sebagai makhluk sosial pasti ingin sekali membantu orang tersebut dalam memecahkan penderitaan yang sedang dihadapi oleh orang tersebut. Akan tetapi pernahkah kita berfikir bagaimana bila kita yang berada didalam posisi tersebut? apakah kita akan bisa menghadapi penderitaan tersebut seperti apa yang pernah kita katakan kepada orang-orang tersebut? mungkin itu hanya kita yang bisa menjawabnya.
Pada contoh kasus tentang manusia dan penderitaan ini, saya mengambil cerita dari teman saya. awalnya dia adalah seorang anak remaja yang bisa dibilang kemampuan ekonomi orang tuanya jauh diatas rata-rata, dan seperti yang saya jelaskan diatas bahwa manusia tidak dapat dipisahkan dengan yang namanya penderitaan, nah teman saya ini disamping dia kaya tapi dia masih merasa hidupnya belum bahagia, dia merasa menderita karena hanya hidup seorang diri didalam rumah yang mewah, karena kedua orang tuanya sibuk memperhatikan pekerjaannya masing-masing, hal ini membuat teman saya itu merasa menderita karena orang tuanya tidak memperdulikannya.
Jadi erat sekali hubungan manusia dengan penderitaan. Maka dari itu karena kita makhluk tuhan yang diciptakan dengan adanya akal dan fikiran, kita harus bisa menerima apapun yang telah kita dapat, entah itu kebahagiaan, kesedihan bahkan penderitaan didalam hidup kita, karena dengan bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan, itu bisa membuat kita mengurangi rasa penderitaan yang bahkan sedang kita alami.
Jumat, 05 April 2013
Manusia dan Keindahan
Manusia dan keindahan merupakan satu kesatuan. Bisa dibilang begitu karena
keindahan juga merupakan bagian dari manusa, manusia sangat memperhatikan
keindahan dari cara berpakaian, cara berbicaara, cara berjalan, cara bergaya,
dan lain-lain. Keindahan juga bisa diciptakan oleh manusia dengan kegiatan
seperti melukis, bernyanyi, dan memainkan alat musik.
Tak sedikit manusia yang membuat keindahan untuk diri sendiri dalam arti umtuk
kehidupan makhluk hidup lainnya contoh bila mana kalau kita merawat kebersihan
lingkungan sekitar maka akan tercipta kerukunan yang sejuk dan indah, jika itu
dapat dilakukan itu akan menjadi budaya yang sangat menarik.
Jadi keindahan mempunyai dimensi
interaksi yang sangat luas baik hubungan manusia dengan benda, manusia dengan
manusia, manusia dengan Tuhan, dan bagi orang itu sendiri yang melakukan
interaksi. Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi
tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman
atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia, mengenai kemerosotan moral,
mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan
banyak lagi lainnya. Tujuannya tentu saja dilihat dari segi nilai kehidupan
manusia, martabat manusia, kegunaan bagi manusia secara kodrati.
Manusia dan Cinta Kasih
Manusia dan cinta kasih ibarat dua hal
yang tidak dapat dipisahkan. Karena didalam diri setiap manusia pastilah
mempunyai rasa cinta akan segala hal. Manusia diciptakan oleh Allah SWT
memiliki hati yang bisa merasakan rasa cinta atau sayang, tidak halnya dengan
binatang yang diciptakan oleh Allah SWT dengan tidak memiliki perasaan
tersebut.
Contohnya,
Manusia diciptakan memang berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan diciptakan
untuk saling melengkapi. Jika tidak adanya rasa cinta kasih antara dua manusia
tersebut, maka tidak akan terbentuk suatu keadaan yang bahagia antara yang satu
dengan yang lainnya dan tidak akan terbentuk pula suatu keluarga yang sakinah
mawadah warahmah.
Langganan:
Komentar (Atom)