Manusia da keadilan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, dimana setiap kehidupan manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah mengalami perlakuan yang tidak adil. Jarang sekali kita mengalami perlakuan yang adil dari setiap aktifitas yang kita lakukan. Dimana setiap diri manusia pasti terdapat suatu dorongan atau keinginan untuk berbuat jujur namun terkadang untuk melakukan kejujuran itu sangatlah sulit dan banyak kendalanya yang harus di hadapi. sepertikeadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga sikap moral.
Kali ini sayang mengambil contoh seorang pengangguran yang mencopet ditempat umum, kemudia ia tertangkap dan diberi hadiaholeh tangan-tangan warga hingga babak belur lalu dibawa ke kantor polisi, dikantor polisi ia mendapatkan pidana misalnya kurang lebih 3 tahun. Dan satu lagi contoh adalah seorang koruptor yang memakan uang rakyat, akan tetapi korupto itu ditangkap dan dimasukkan ke penjara tanpa ada luka goresan sedikitpun di wajahnya. Hal ini mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di Indonesia tidak adil pada rakyat kecil.
Jadi sebaiknya kita harusadil kepada setiap orang, karena keadilan sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Seperti kasus diatas terlihat bahwa adanya pilih kasih dalam penyelesaian kasusu tersebut, dimana hukuman yang diberikan kepada pencopet dan si koruptor tidak adil dan lebih mihak kepada si koruptor, padahal sang koruptor telah memakn banyak uang rakyat ketimbang sang pencopet yang hanya mencuri barang dari satu orang. Dalam hal ini saya berharap pemerintah bisa lebih tegas lagi membenahi hak-hak dan kewajiban setiap warga negaranya agar tercipta keadilan yang sempurna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar