Pria metroseksual adalah pria yang umumnya hidup di kota besar, punya banyak
uang, dengan gaya hidup urban yang royal
dan hedonis. Pria metroseksual gemar berbelanja di mal atau butik, dan
suka berkumpul di kafe. Hal itu dilakukan bukan untuk sekedar berbelanja, tetapi lebih untuk kepuasan pribadi terhadap berbelanja (Kartajaya, 2004). Karena
umumnya hidup di kota besar, pria metroseksual sangat brand-minded dan
sangat tahu nama merek yang bagus dan yang tidak (Skripsiadi & Aning,
2005).
Pria metroseksual juga akan melakukan berbagai hal agar dirinya terlihat semakin sempurna.
Ia rela mengeluarkan banyak uang agar ia menjadi seseorang
yang ia inginkan. Pria mteroseksual merupakan pekerja keras,
tetapi
tidak
melupakan kesenangan hidup.
Pria metroseksual terkenal “cantik”, wangi, pesolek, percaya
diri, tampan, dan matang baik secara
ekonomi, mental, perilaku, maupun secara penampilan. Pria metroseksual bisa dijumpai
dengan
mudah
di
tempat-tempat
seperti
kafe, rumah
makan,
coffee shop, klub malam dan
terkadang di bioskop.
Ciri-ciri pria metroseksual yang dikemukakan oleh Kartajaya dkk (2004), yaitu :
1. Pada umumnya hidup dan tinggal di kota besar di mana hal ini tentu saja berkaitan dengan kesempatan akses
informasi, pergaulan, dan gaya hidup yang dijalani dan secara
jelas akan mempengaruhi keberadaan mereka.
2.
Berasal dari kalangan berada dan memiliki banyak uang karena banyaknya materi
yang dibutuhkan sebagai penunjang
gaya hidup yang dijalani.
3. Memilih
gaya hidup urban dan hedonis.
4.
Secara intens mengikuti perkembangan fashion
di majalah-majalah mode pria agar dapat mengetahui perkembangan
fesyen terakhir yang mudah diikuti.
Menurut Kartajaya (2004) kemunculan pria metroseksual disebabkan oleh Makin banyak
wanita yang bekerja, proporsi pekerja kantor yang
terus bertambah sehingga membuat pria dituntut tampil
menarik, peranan wanita sebagai
pasangan pria metroseksual. para wanita
memperhatikan penampilan pasangannya agar
terlihat menarik seperti para wanita tersebut, kehadiran majalah-majalah pria seperti
FHM, Maxim, GQ, Esquire
serta Popular dan Male Emporium di Indonesia, yang terus menambah
jumlah halaman fashion mereka, Menampilkan gambar-gambar pria dengan tubuh yang ideal dan mengenakan busana dari perancang ternama yang sedang digemari
pada saat ini.
Gaya bahasa yang digunakan :
- Kalimat pernyataaan
- Pria metroseksual adalah pria yang umumnya hidup di kota besar, punya banyak uang, dengan gaya hidup urban yang royal dan hedonis.
- Menurut Kartajaya (2004) kemunculan pria metroseksual disebabkan oleh Makin banyak wanita yang bekerja, proporsi pekerja kantor yang terus bertambah sehingga membuat pria dituntut tampil menarik, peranan wanita sebagai pasangan pria metroseksual.
- Kalimat berkompilasi
- Ia rela mengeluarkan banyak uang agar ia menjadi seseorang yang ia inginkan.
- Para wanita memperhatikan penampilan pasangannya agar terlihat menarik seperti para wanita
Sumber :
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23347/3/chapter%20II.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar