Kamis, 30 April 2015

PRIA METROSEKSUAL

Pria metroseksual adalah pria yang umumnya hidup di kota besar, punya banyak uang, dengan gaya hidup urban yang royal dan hedonis. Pria metroseksual gemar berbelanja di mal atau butik, dan suka berkumpul di kafe. Hal itu dilakukan bukan untuk sekedar berbelanja, tetapi lebih untuk kepuasan pribadi terhadap berbelanja (Kartajaya, 2004). Karena umumnya hidup di kota besar, pria metroseksual sangat brand-minded dan sangat tahu nama merek yang bagus dan yang tidak (Skripsiadi & Aning, 2005).
Pria metroseksual juga akan melakukan berbagai hal agar dirinya terlihat semakin sempurna. Ia rela mengeluarkan banyak uang agar ia menjadi seseorang yang ia inginkan. Pria  mteroseksual  merupakan pekerja  keras,  tetapi  tidak  melupakan  kesenangan  hidup.  Pria  metroseksual terkenal “cantik”, wangi, pesolek, percaya diri, tampan, dan matang baik secara ekonomi, mental, perilaku, maupun secara penampilan. Pria metroseksual bisa dijumpai  dengan  mudah  di  tempat-tempat  seperti  kafe,  rumah  makan,  coffee shop, klub malam dan terkadang di bioskop.
Ciri-ciri  pria  metroseksual  yang dikemukakan  oleh  Kartajaya  dkk (2004), yaitu :
1.  Pada umumnya hidup dan tinggal di kota besar di mana hal ini tentu saja berkaitan dengan kesempatan akses informasi, pergaulan, dan gaya hidup yang dijalani dan secara jelas akan mempengaruhi keberadaan mereka.
2.  Berasal dari kalangan berada dan memiliki banyak uang karena banyaknya materi yang dibutuhkan sebagai penunjang gaya hidup yang dijalani.
3.   Memilih gaya hidup urban dan hedonis.
4.  Secara intens mengikuti perkembangan fashion di majalah-majalah mode pria agar dapat mengetahui perkembangan fesyen terakhir yang mudah diikuti.
Menurut Kartajaya (2004) kemunculan pria metroseksual disebabkan oleh Makin banyak wanita yang bekerja, proporsi pekerja kantor yang terus bertambah sehingga membuat pria dituntut  tampil  menarik, peranan wanita sebagai pasangan pria metroseksual. para wanita memperhatikan penampilan pasangannya agar terlihat menarik seperti para wanita tersebut, kehadiran majalah-majalah pria seperti FHM, Maxim, GQ, Esquire serta Popular dan Male Emporium di Indonesia, yang terus menambah jumlah halaman fashion mereka, Menampilkan gambar-gambar pria dengan tubuh yang ideal dan mengenakan busana dari perancang ternama yang sedang digemari pada saat ini.

Gaya bahasa yang digunakan :
  • Kalimat pernyataaan
  1. Pria metroseksual adalah pria yang umumnya hidup di kota besar, punya banyak uang, dengan gaya hidup urban yang royal dan hedonis.
  2. Menurut Kartajaya (2004) kemunculan pria metroseksual disebabkan oleh Makin banyak wanita yang bekerja, proporsi pekerja kantor yang terus bertambah sehingga membuat pria dituntut  tampil  menarik, peranan wanita sebagai pasangan pria metroseksual.
  • Kalimat berkompilasi
  1. Ia rela mengeluarkan banyak uang agar ia menjadi seseorang yang ia inginkan.
  2. Para wanita memperhatikan penampilan pasangannya agar terlihat menarik seperti para wanita

Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23347/3/chapter%20II.pdf






Tidak ada komentar:

Posting Komentar